7 Tips Storytelling Public Speaking Anti Membosankan

Tayang: 7 July 2026

Bagikan

storytelling public speaking

Daftar Isi

Daftar Isi

Sudah menyiapkan slide rapi dan data lengkap tetapi ketika presentasi audiens kehilangan fokus?

Tenang, kuncinya adalah storytelling. Audiens cenderung suka dengan cerita. Sebab, cerita mebuat informasi yang disampaikan lebih mudah diingat.

Tips Memanfaatkan Storytelling saat Public Speaking agar Tidak Membosankan

Ada beberapa tips yang dapat dipakai ketika public speaking, seperti:

Buka Dengan Satu Momen, Bukan Kata Pengantar

Alih-alih perkenalan panjang, buka dengan satu momen yang memancing rasa ingin tahu audiens.

Contoh: “Sebelum saya datang kesini, saya terjebak macet. Dalam situasi tersebut saya menemukan ide..”

Gunakan Struktur Sederhana

Susun presentasi kamu dari bagian awal, tengah, akhir.

Di awal, tampilkan situasi dan tujuan. Setelah itu, kamu dapat menghadirkan tantangan dan pilihan. Sebagai penutup, kamu dapat menunjukkan solusi serta dampaknya. Kamu juga bisa tetapkan 2-3 kata kunci untuk menegaskan key message yang akan kamu sampaikan.

Bangun Kedekatan dengan Audiens

Gunakan “kita”, “tim” dll. Adanya penggunaan kedekatan ini membuat solusi yang kamu berikan menjadi relate. Hindari penggunaan kata “aku” yang memberikan sinyal hubungan tertutup.

Berikan Studi Kasus Melalui Konflik

Konflik tidak selalu dramatis. Dengan adanya konflik, audiens bisa mengetahui bagaimana kamu menyelesaikannya.

Ubah Data Menjadi Cerita

Data memang penting, tetapi orang mengingat cerita. Kaitkan data dengan kejadian nyata agar lebih terasa humanis.

Kelola Intonasi Suara

Kamu butuh ritme ketika presentasi. variasikan dengan tempo, jeda, dan suara. Teknik vokal sederhana memberi ruang bagi audiens untuk memahami dan menantikan bagian berikutnya.

Tutup dengan Call-Back

Kembalikan penutup ke adegan opening. Call-back memudahkan audiens mengingat pesan utama.

Menerapkan Storytelling di Presentasi Kerja dan Bisnis

Sebagai contoh saat meeting dan kamu diminta menyampaikan update proyek lima menit, maka kamu dapat memilih satu cerita yang mewakili progress tim lalu kaitkan dengan data.  Misalnya, awali dengan hambatan, lanjutkan dengan solusi.

Contoh lainnya saat pitching, bangun kontras antara “sebelum” dan “sesudah”. Tunjukkan kondisi lama membuat produktivitas menurun, lalu setelahnya tunjukkan perubahan spesifik dari solusi yang sudah diterapkan.

Kesalahan Umum dan Cara Memperbaikinya

  • Terlalu banyak slide dapat membuat audiens bosan. Oleh karena itu, kamu bisa jadikan satu slide satu ide inti.
  • Pengantar terlalu panjang. Persingkat dengan langsung menceritakan momen inti. Perkenalan diri cukup dua kalimat yang menarik. Gunakan storytelling yang relevan dengan audiens.
  • Bahasa yang terlalu teknis dapat mengurangi efektivitas pesan. Sederhanakan bahasa dan berikan analogi agar orang awam cepat memahami.

Butuh masukan untuk upgrade teknik storytelling-mu? Kamu dapat mengikuti kelas Kilau Speak Alvin Academy untuk mendapatkan feedback yang maksimal.

Cek jadwal selengkapnya di sini.

kilau speak, Public Speaking